Pelaporan PKH

23 12 2010

Semua bagian/staf yang bertugas melaksanakan Sistem Pengaduan Masyarakat PKH harus mendokumentasikan dan melaporkan seluruh pengaduan dan saran-saran, kumpulan informasi, termasuk bukti-bukti yang diminta, dan proses penanganan yang mencakup:

(1) tindakan yang diambil;
(2) pihak yang menginformasikan; dan
(3) tindak lanjut yang dibutuhkan dalam proses penyelesaian.

Pendamping harus memberikan laporan bulanan mengenai seluruh pengaduan, termasuk hasil pengaduan yang telah ditangani kepada UPPKH-Kabupaten/Kota. UPPKH-Kabupa-ten/Kota untuk selanjutnya memberikan laporan pengaduan dan perkembangan penanganannya baik kepada UPPKH-Pusat, penyedia pelayanan, dan Tim Koordinasi PKH Kabupaten/Kota. UPPKH-Pusat untuk selanjutnya melapor-kan hasil pemantauan pengaduan dan pengaduan yang telah ditangani kepada Tim Koordinasi Teknis Pusat.

Untuk pemutakhiran data penanganan pengaduan, secara rutin bagian/petugas SPM dalam UPPKH Kabupaten/Kota harus memasukkan setiap perkembangan status penangan-an dari setiap pengaduan yang masuk ke dalam SIM-PKH. Status pengaduan yang perlu dimutakhirkan adalah sebagai berikut:

1. Pengaduan masih dalam penyelidikan;
2. Penanganannya diteruskan ke pihak-pihak terkait yaitu:
a) ke UPPKH Pusat,
b) Tim Koordinasi (Kabupaten/Kota, Provinsi, Pusat),
c) Kantor Pos,
d) Aparat pengawas fungsional,
e) Aparat penegak hukum,
f) lainnya, sebutkan.
3. Sudah selesai
4. Lainnya – sebutkan

Informasi lebih lanjut mengenai proses terkait SIM-PKH, dijelaskan dalam Pedoman SIM-PKH.
Secara berkala, bagian/petugas juga harus melaporkan pengaduan dan perkembangan penanganannya dalam berbagai bentuk pelaporan yang telah ditentukan (bulanan, dan sebagainya), baik kepada penanggung jawab/koordinator UPPKH Kabupaten/Kota, Tim Koor-dinasi Kabupaten/Kota, dan UPPKH-Pusat, dan pihak-pihak lain yang diperlukan. Laporan tersebut mencakup informasi mengenai:

a. Kategori jenis pengaduan yang diterima;
b. Tanggal pengaduan diterima;
c. Nama, alamat pelapor, dan nomor peserta PKH jika pelapor adalah penerima bantuan (identitas
lengkap hanya boleh dikirimkan ke kantor pusat PKH dan tidak diberikan kepada individu maupun
institusi lain);
d. Nama dan identitas lengkap dari pendamping/ staf UPPKH yang menangani pengaduan;
e. Nama dan identitas dari pendamping/staf UPPKH yang menginvestigasi pengaduan;
f. Langkah-langkah yang diambil untuk menyelidiki pengaduan/keluhan (dilengkapi fotocopy doku-men
yang diperlukan);
g. Status pengaduan (penerimaan, dibawah pe-nyelidikan, direkomendasikan untuk ditindak-lanjuti,
sudah diselesaikan).

Mengingat banyak tahap kegiatan dalam pelaksanaan PKH yang saling terkait, kinerja UPPKH bukan berdasarkan pada jumlah pengaduan melainkan dari jumlah pengaduan yang dapat ditangani tepat pada waktunya dan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu setiap Kantor UPPKH harus memiliki sistem dokumentasi dan pengarsipan yang baik, mudah diakses dengan cepat dan memiliki petugas khusus.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: