Penyampaian Pengaduan

3 01 2011

Peserta PKH dan masyarakat umum, termasuk media, LSM, dan sebagainya, dapat menyampaikan pengaduan baik secara langsung melalui berbagai sarana yang tersedia dalam program, maupun secara tidak langsung melalui pihak lain di luar PKH (media masa, hasil temuan/kajian, dan sebagainya).

Penyampaian pengaduan secara langsung dilakukan melalui cara-cara sebagai berikut:
1.     Melaporkan secara langsung kepada:

  • Ketua kelompok ibu penerima PKH (khusus bagi peserta PKH).
  • Pendamping PKH yang bertugas di daerah terdekat dengan pelapor.
  • Kantor UPPKH Kabupaten/Kota terdekat baik dengan mendatangi petugas SPM-PKH maupun melalui telepon/fax/email/surat.

2.    Mengisi formulir pengaduan PKH yang tersedia.

  • Formulir pengaduan dapat diperoleh pada:

a. Pendamping PKH yang terdapat di desa/kecamat-an terdekat dengan pelapor;

b. Setiap kantor pos, kantor UPPKH, sekolah serta puskesmas dan jaringannya di daerah program.

  • Formulir pengaduan memuat informasi mengenai:

a. Data mengenai pelapor dan pengaduan yang ada (pada bagian atas formulir).
b. Data mengenai klasifikasi pengaduan (pada bagian bawah formulir).

  • Apabila diperlukan, pendamping dapat membantu peserta dan masyarakat umum antara lain dalam mengisi formulir pengaduan dan meneruskannya ke UPPKH Kabupaten/ Kota.
  • Formulir yang telah diisi dapat dikirim kepada:

a. Kotak Pos SPM-PKH, JKT 10000; UPPKH Pusat Jl. Salemba Raya No. 28 Jakarta Pusat
b. Alamat UPPKH-Kabupaten/Kota terdekat; atau
c. Dimasukkan ke dalam kotak pengaduan SPM-PKH yang tersedia di kantor UPPKH baik di Kabupaten/Kota maupun kecamatan.

Image

Pengaduan secara tidak langsung dapat disampaikan antara lain melalui:

  1. Temuan pada saat pemantauan pelaksanaan PKH, dari berbagai forum diskusi dan seminar, dan berbagai rapat koordinasi termasuk musyawarah desa.
  2. Pengaduan yang disampaikan melalui hasil pe-nelitian/kajian perguruan tinggi, lembaga penelitian dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
  3. Informasi dari Aparat Pengawas Fungsional dan Aparat Penegak Hukum.
  4. Lembaga legislatif (DPR/DPRD).
  5. Media massa seperti surat kabar, televisi, radio, dan situs internet.

Bagian/petugas yang menangani pengaduan secara aktif melakukan pemantauan dan mengumpulkan berbagai informasi pengaduan yang didapat dari berbagai sumber di atas, untuk kemudian mendokumentasikan, mengupayakan penyelesaiannya melalui mekanisme ‘satu pintu’, apabila dapat ditangani pada tingkat daerah, melaporkan, dan/atau meneruskan penanganan pengaduan kepada tingkat lebih lanjut.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: